SOSIALISASI DAK INFRASTRUKTUR BIDANG SANITASI TAHUN ANGGARAN 2023
- May 17, 2023
- loonuna
- BERITA
DESA LOONUNA- Pada hari Selasa, 15 Mei 2023 bertempat di Aula Kantor Desa Loonuna mengadakan Sosialisasi DAK (Dana Alokasi Khusus) Sanitasi Tahun 2023. Sosialisasi ini bertujuan untuk mendata masyarakat yang belum mempunyai Sanitasi yang baik. TFL yang bertindak sebagai pendamping masyarakat, secara bergantian menyampaikan isi dari program yang disosialisasikan ini, baik dari segi pemberdayaan, maupun dari sisi teknis lapangannya nanti. Dijelaskan bahwa program ini berbasis swadaya masyarakat sehingga dalam prosesnya nanti sejak dari perencanaan, konstruksi, hingga pasca konstruksi, akan melibatkan partisipasi masyarakat di lingkungan Desa Loonuna secara langsung. Sosialisasi ini dihadiri oleh Dinas PUPR, Kepala Desa Loonuna, Sekretaris Desa Loonuna, Staf Desa, Pkk Desa Loonuna, Kawil Desa Loonuna, Ketua RT, dan Ketua Kader.
Pada kegiatan sosialisasi ini dihasilkan kesepakatan untuk Pembentukan tim pemetaan sanitasi dan selotif (seleksi lokasi partisipatif) yang terdiri dari Ketua, Sekretaris, dan Anggota yang berjumlah 13 orang. Pemetaan Sanitasi dan Selotif ini menjadi langkah awal yaitu untuk mendata tingkat kerawanan sanitasi Desa Loonuna, dengan parameter kepemilikan jamban dan septictank, ketersediaan akses air bersih, kondisi eksiting selokan, serta pengelolaan sampah. Masyarakat yang belum memilki jamban dan septictank ini nantinya dapat diprioritaskan. ksi lokasi partisipatif) yang terdiri dari Ketua, Sekretaris, dan Anggota yang berjumlah 13 orang, Pemetaan Sanitasi dan Selotif ini menjadi langkah awal, yaitu untuk mendata tingkat kerawanan sanitasi Desa Loonuna, dengan parameter kepemilikan jamban dan septictank, ketersediaan akses air bersih, kondisi eksisting selokan, drainase, serta pengelolaan sampah. Masyarakat yang belum memiliki jamban dan septictank ini nantinya dapat diprioritaskan. Proses perencanaan selanjutnya, warga Parit Tokaya secara demokratis akan membentuk Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) yang akan bertugas menyusun RKM (Rencana Kerja Masyarakat) atau proposal untuk pembangunan tangkiseptik dan bangunan jamban sesuai hasil Selotif.
si lokasi partisipatif) yang terdiri dari Ketua, Sekretaris, dan Anggota yang berjumlah 13 orang, Pemetaan Sanitasi dan Selotif ini menjadi langkah awal, yaitu untuk mendata tingkat kerawanan sanitasi Desa Loonuna, dengan parameter kepemilikan jamban dan septictank, ketersediaan akses air bersih, kondisi eksisting selokan, drainase, serta pengelolaan sampah. Masyarakat yang belum memiliki jamban dan septictank ini nantinya dapat diprioritaskan. Proses perencanaan selanjutnya, warga Parit Tokaya secara demokratis akan membentuk Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) yang akan bertugas menyusun RKM (Rencana Kerja Masyarakat) atau proposal untuk pembangunan tangkiseptik dan bangunan jamban sesuai hasil Selotif. ksi lokasi partisipatif) yang terdiri dari Ketua, Sekretaris, dan Anggota yang berjumlah 13 orang, Pemetaan Sanitasi dan Selotif ini menjadi langkah awal, yaitu untuk mendata tingkat kerawanan sanitasi Desa Loonuna, dengan parameter kepemilikan jamban dan septictank, ketersediaan akses air bersih, kondisi eksisting selokan, drainase, serta pengelolaan sampah. Masyarakat yang belum memiliki jamban dan septictank ini nantinya dapat diprioritaskan. Proses perencanaan selanjutnya, warga Parit Tokaya secara demokratis akan membentuk Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) yan akan bertugas menyusun RKM (Rencana Kerja Masyarakat) atau proposal untuk pembangunan tangkiseptik dan bangunan jamban sesuaKepala Desa Loonuna menegaskan kepada Para Kawil dan RT untuk mendata nama-nama yang belum memiliki jamban. Keberhasilan program ini nantinya diharapkan dapat memberikan semangat swadaya dan kesadaran masyarakat Desa Loonuna di bidang sanitasi dan lingkungan secara umum “ungkap Kepal Desa Loonuna”.